Bogoraya.com, Jakarta – Ribuan Mahasiswa dari puluhan kampus se-Jabodetabek melakukan aksi damai menuntut agar pemerintah segera memproses hukum Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok penghina Al-Quran, pada Rabu (2/11) disilang Monas Jakarta.

Mahasiswa yang tergabung dalam Gema Pembebasan membawa berbagai atribut melakukan longmarch menuju Istana Merdeka Jakarta dengan harapan suara mereka sampai kepada Presiden. Dalam orasinya menuntut Presiden agar perintahkan Kapolri untuk segera memproses hukum penista agama tersebut.

Salah satu orator dalam orasinya, “Bahwasanya aksi penuntutan agar segera dihukumnya Ahok merupakan sebuah tuntutan akidah umat Islam, sebuah kewajaran bila umat Islam hari ini mendesak dan memaksa pemerintah untuk bertindak tegas. Namun apabila pemerintah tidak mampu bertindak, maka kini saatnya umat Islam memiliki seorang pemimpin yang mampu menaungi umat Islam serta mampu melindungi agama Islam. Pemimpin seperti ini tidak mungkin didapati dalam sistem demokrasi. Hanyalah dapat kita temukan dalam negara yang berlandaskan ideologi Islam dengan menerapkan syariah. Maka dari itu Indonesia butuh adanya revolusi Islam, agar umat Islam terjaga dalam berkehidupannya”. Ujar Mahasiswa Pasca Sarjana UNJ, Fuad Abdullah.

WhatsApp Image 2016-11-02 at 14.40.55 TV Nasional saat wawancara Ricky Fatamajaya - Ketua PP. Gema Pembebasan

Setelah melakukan aksi damai ini peserta membubarkan diri dengan tertib, dan akan melakukan aksi damai kembali pada tanggal 4 November 2016 mendatang dengan jumlah massa lebih besar beserta ormas Islam lainnya dengan tuntutan yang sama. (mufara/ilp).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY