BOGORAYA - Dinkes Kota Bogor, Gelar Acara Untuk Ibu dan Anak | http://bogoraya.com
BOGORAYA - Dinkes Kota Bogor, Gelar Acara Untuk Ibu dan Anak | http://bogoraya.com

bogoraya.com, Bogor – Dalam rangka menyelamatkan kasus ibu melahirkan dan bayi di Kota Bogor, pagi tadi (24/3) Dinas Kesehatan Kota Bogor menyelenggarakan pertemuan Penyamaan Persepsi Penyusunan Organisasi Program Penyelamatan Ibu Melahirkan dan Bayi. Acara tersebut dihadiri oleh hampir seluruh Direktur Rumah Sakit Kota Bogor dan Kepala Puskemas.

Ade Sarip Hidayat, Sekda Kota Bogor pun hadir untuk memberikan arahan kepada para peserta. “Masalah kematian adalah urusan yang Kuasa, namun disini kita harus bisa upayakan terlebih dahulu untuk penanganan ibu yang melahirkan. Seperti, kasus melahirkan harus di utamakan terlebih dahulu, jangan ada bahasa, ini kamar penuhlah, atau gak bisalah, ditangani dulu baru nanti masalah biaya bisa menyusul. Jadi harus ada sisi kemanusiaanya yang ditinggikan,” ujarnya yang ditemui seusai acara.

Terpisah, Rubaeah, Ka. Dinas Kesehatan Kota Bogor, yang juga selaku narasumber di acara tersebut menyampaikan, bahwa harus ada peran aktif juga dari masyarakat khususnya ibu hamil kepada dinas-dinas kesehatan setempat.

“Tolong, ibu hamil harus kontak dengan pihak puskesmas atau bidan, agar bisa tercatat dengan baik perkembangannya. Karena yang ada saat ini kemungkinan dia malu, seperti, hamil di usia muda, atau sudah punya anak lebih dari tiga, sehingga itu pun yang bisa memicunya angka kematian pada ibu dan bayi,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, bahwa pada tahun 2015 lalu pihaknya tengah menggalakan, bahwa ibu hamil tidak boleh lagu melahirkan di Paraji (Dukun anak). “Pada tahun 2015 kita sudah mendampingi paraji untuk melakukan pemahaman dan pembinaan. Jadi, sudah tidak ada lagi yang melahirkan di paraji,” tandasnya.

Menurut data dari Dinkes Kota Bogor, tercatat di tahun 2015 yang lalu ada peningkatan sebesar tiga kali lipat dengan angaa 21 ibu yang meninggal akibat melahirkan. (RF)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY