Bogoraya.com, Bogor – MHTI Kota Bogor DPC Bantarjati sukses menggelar Majelis Ta’lim Khoirunnisa, di Masjid Baitul Hikmah pada Ahad, (27/3). Dengan mengangkat tema “Perkokoh Iman, Maka Allah Makin Cinta”, acara tersebut diisi oleh Ustadzah Dra. Zulia Ilmawati, Psi. “Maiyatullah (kebersamaan dengan Allah), dimana telah diketahui bersama bahwa Allah senantiasa mengetahui dan melihat apa saja yang dilakukan oleh manusia dan mendengar apa yang ucapkan maupun disembunyikan,” ujar Zulia.

Namun katanya, tidak semua manusia merasa bahwa dirinya selalu diperhatikan oleh Tuhannya, maka Maiyatullah ini terdapat dua macam. “Pertama maiyatullah umum di mana Allah selalu bersama seluruh manusia dan maiyatullah khusus merupakan kebersamaan yang hanya diberikan kepada orang yang berkarakter khusus yaitu orang yang beriman, taat kepada syariat atau bertaqwa, giat dalam dakwah, sabar, ihsan, dan karakter lainya,” paparnya.

Peserta terlihat sangat antusias menyimak pemaparannya, hingga saat sesi tanya jawab, ibu-ibu berlomba untuk bertanya.Sebuah pertanyaan menarik dari peserta salah satunya, “Bagaimana cara agar keimanan terus meningkat?”. Menurut Zulia, iman kadang naik dan kadang turun hal itu terjadi karna kita adalah manusia, maka 3 hal perlu kita perhatikan agar keimanan dapat stabil.

“Pertama kita harus terus belajar yaitu dengan istiqomah menuntut ilmu dengan cara menghadiri majelis ta’lim, membaca buku, mendengar radio, melihat televisi yang menyiarkan kajian ilmu,” ungkapnya. Kedua kata dia, bergaul dengan teman yang solih, karena tidak dapat dipungkiri manusia senantiasa membutuhkan teman untuk mengingatkan dalam rangka ketaatan. “Ketiga mendekatkan diri kita kepada Allah dengan melakukan ibadah yang wajib ditambah dengan ibadah sunnah dan segala bentuk aktivitas yang dilakukan dengan niat karena Allah dan caranya sesuai aturan Allah maka seluruh aktivitas tersebut merupakan ibadah,” paparnya kepada peserta.

Sangat penting bagi kita, lanjut Zulia, bahwa Allah selalu bersama kita terutama bersama orang-orang yang memiliki karakter khusus dan yang meyakini bahwa Allah bersamanya. “Maka ia akan memahami setiap ujian dan rintangan di kehidupan merupakan wujud cinta Allah dan membuat kita semakin dewasa dalam menyikapi kehidupan. Maka tugas seorang hamba tidak lain untuk patuh dan taat kepada Allah serta berlomba-lomba untuk meraihnya,” tutupnya. (Tutur)

Lihat Galeri Foto

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY