BOGORAYA - Bahaya Tergesa-Gesa | http://bogoraya.com
BOGORAYA - Bahaya Tergesa-Gesa | http://bogoraya.com

Bogoraya.com, Suatu ketika saya diundang mengisi acara di sebuah kota di Jawa Tengah. Berhubung tidak ada penerbangan pesawat ke kota tersebut, akhirnya saya memilih kereta api sebagai sarana transportasi yang lebih nyaman dibanding menggunakan kendaraan pribadi atau bis. Berhubung waktu yang tinggal satu hari lagi sebelum keberangkatan, akhirnya saya memesan tiket via online. Betapa bahagianya ketika dilihat jadwal kereta baik keberangkatan maupun kepulangan masih kosong. Alhamdulillah, selamat. Akhirnya dengan rasa bahagia di hati, saya pun memesan tiket pergi-pulang. Saya transfer, lalu transaksi pun selesai.

Beberapa saat kemudian sms notifikasi masuk ke HP saya. Alhamdulillah, tiket sudah di tangan. Begitu gumam saya dalam hati. Tak berpikir panjang, saya pun menghubungi pihak panitia untuk menyampaikan jadwal keberangkatan dan kepulangan saya. Ketika melihat ulang sms, betapa terkejutnya saya, ternyata tiket saya salah. Salah tanggal. Masyaa Allah. Kok bisa ya? Ya Allah, saya baru ingat, saat melakukan pemesanan saya tidak mengecek kembali tanggal pemesanan saya. Harinya sudah betul, tapi tanggalnya salah. Akhirnya saya pun memesan kembali tiket baru. Masyaa Allah, buah dari ketidak hati-hatian kita yang terkena akibatnya.

Benarlah apa yang disampaikan oleh baginda Rasulullah Saw, “Engkau mempunyai dua perkara yang dicintai oleh Allah yaitu bersikap dewasa, tenang dan tidak tergesa-gesa.” (HR. Muslim)

Dalam hadits yang lain Rasulullah Saw berpesan, “Ketenangan ‘tidak tergesa-gesa’ adalah dari Allah, sedangkan ketergesa-gesaan adalah dari syaithan.” (HR. Baihaqi)

Pesan penting untuk kita, ketika kita mau melakukan sesuatu, mengambil pilihan tertentu, tenangkan hati. Jangan tergesa-gesa tanpa check and re-check. Perhatikanlah pilihan kita tersebut, apakah sudah tepat atau kah belum. Perhatikanlah dengan seksama apakah akan berefek baik ataukah sebaliknya bagi diri kita dan orang lain.

Betapa banyak orang tersakiti hatinya karena perkataan kita yang tak terjaga, tak hati-hati saat menyampaikan sesuatu kepada orang lain. Bisa jadi awalnya kita tak bermaksud demikian, tapi karena kita tergesa-gesa, keburukan yang terjadi. Begitu juga betapa banyak keputusan kita berujung pada penyesalan karena saat mengambil keputusan tanpa pertimbangan, tergesa-gesa.

Sifat tenang, tidak tergesa-gesa tidak hanya membuat selamat diri kita, ternyata juga merupakan salah satu perkara yang dicintai Allah Swt. Artinya, Allah sangat menyukai sikap berhati-hati, tenang dan tidak terburu-buru saat kita memutuskan sesuatu atau melakukan sesuatu. Hal tersebut bukan berarti kalau dalam hal keta’atan jadi lambat. Bukan. Justru kalau dalam keta’atan kepada Allah, mendekat kepada Allah justru kita diperintahkan untuk bersegera. Tentu dua hal yang berbeda antara tergesa-gesa dengan bersegera. Bersegera dalam taat itu tanpa menunda-nunda atau banyak beralasan ketika beribadah. Sedangkan tergesa-gesa, sikap diri tanpa pertimbangan dan perhitungan dalam menentukan pilihan atau pekerjaan.

Seorang Muslim tentu harus memiliki sikap tenang, tidak tergesa-gesa. Karena hal itu merupakan tingkat kedewasaan dan akhlaq seorang Muslim. Semoga Allah menjaga kita dari bahaya sifat ketergesa-gesaan.

Asep Supriatna

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY