Foto: Rangga Firmansyah

Bogoraya.com, Bogor – Menanggapi kabar miring yang beredar mengenai
penolakan pasien oleh RSUD Kota Bogor, tadi siang (3/3) bertempat di Aula
Pertemuan RSUD Kota Bogor digelar konfrensi pers. “Mari kita lakukan
persamaan persepsi terlebih dahulu, bahwa kata penolakan itu konotasinya
negatif, berupa tidak adanya penanganan terlebih dahulu dari kami. Tapi
kondisi sebenarnya kamar itu penuh dari 249 kamar yang ada. Jadi, kami
mohon nanti kepada rekan media, agar tidak lagi menggunakan kata penolakan”
ujar Dewi Basamala, Dirut RSUD Kota Bogor kepada para awak media.

Guna mencegah kejadian serupa, Dewi melanjutkan, pihaknya sedang membangun
kamar tambahan yang nantinya bisa menampung lebih banyak pasien. “Pasien di
RSUD Kota Bogor itu kan bukan dari Kota Bogor saja, bahkan fifty-fifty dari
Kota dan Kabupaten, serta 100% pasien disini itu adalah pengguna BPJS.
Jadi, kami sedang membangun lagi kamar tambahan yang nantinya akan
berjumlah 500 kamar,” lanjutnya.

Dewi pun berencana akan membuat layar yang nantinya berfungsi sebagai
pemberitahuan tentang pelayanan kamar yang ada di RSUD Kota Bogor. “Kita
akan pasang layar LCD, agar calon pasien bisa memantau apa adanya kamar
yang kosong atau tidak, rencanannya di bulan depan akan mulai kita
galakkan,” tutupnya. (RF)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY