Bogoraya.com, Bogor – Akhirnya usai sudah polemik yang terjadi di badan Tirta Pakuan PDAM Kota Bogor. Tadi siang (26/2) usai salat Jumat di Mesjid Nurul Maa’l PDAM Kota Bogor, Bima Arya, Walikota Bogor, mengumumkan pemberhentian Dirut PDAM Kota Bogor, Untung Kurniadi. “Pada kesempatan ini saya menyampaikan bahwa seluruh proses telah dijalani dan harus didasarkan pada aturan yang berlaku. Artinya proses pembinaan tidak berjalan dengan baik, koordinasi tidak berjalan, karena itu Wali Kota memberhentikan Dirut PDAM Tirta Pakuan Untung Kurniadi secara permanen,” tegasnya, yang didampingi Direktur Umum, Ade Syaban dan Direktur Teknik, Deni Surya Senjaya di Aula Kantor PDAM Tirta Pakuan.

Orang nomor satu ini melanjutkan, bahwa keputusan pemberhentian Dirut ini sebenarnya sudah diputuskan sejak Selasa (23/02), namun berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 16 tahun 2011, Pasal 10 Perda tentang PDAM yang menyebutkan bahwa Wali Kota wajib meminta pertimbangan kepada DPRD dalam hal memberhentikan dan mengangkat Dirut. “Jadi saat saya sedang menunggu surat resmi dari pimpinan dewan, karena pimpinan dewan masih di Lombok. Maka saya minta agar dipercepat, tidak usah kesini jadi bisa melalui fax. Tapi pimpinan dewan inginnya langsung bertemu,” lanjutnya.

Setelah mendengar hasil keputusan dari Bima Arya, sontak seluruh karyawan bersorak gembira bahkan sampai terdengar gema takbir. “Alhamdulillah, aspirasi kami didengar oleh Pak Wali ini adalah harapan kami dan juga harapan agar PDAM tidak terpuruk karena kami peduli, hatur nuhun Pak Wali,” ujar salah satu karyawan Abdul Razak. (RAN)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY