Kanker di Kota Bogor Duduki Posisi Dua, 1
Kanker di Kota Bogor Duduki Posisi Dua, 1

bogoraya.com, Bogor – Siang tadi (24/2), di lapangan Dinas Kesehatan Kota Bogor, telah berlangsung acara Puncak Peringatan Hari Kanker Sedunia 2016 yang mengangkat tema ‘Aksi Deteksi Dini Kanker Dengan Pemberdayaan Masyarakat Peduli Kanker’. Ditemui selepas acara, Walikota Bogor, Bima Arya, mengatakan, bahwa penyakit kanker di Kota Hujan saat ini menduduki peringkat dua, setelah jantung. “Yang tertinggi masih penyakit jantung, namun kanker ini pun hari demi hari semakin bertambah dan tidak menutup kemungkinan menjadi pertama nantinya,” tuturnya pada rekan media.

Ia pun menghimbau untuk bersama-sama peduli dan sigap terhadap penyakit yang pernah merenggut kedua orangtuanya ini. “Mari kita sama-sama aktif dan tidak usah malu-malu dan ragu-ragu untuk mengecek pada puskesmas atau rumah sakit,” himbaunya.

Berikut pendeteksian dini terhadap anak-anak :

1. Pucat, memar atau pendarahan dan nyeri tulang

2. Terlihat benjolan atau pembengkakan yang tidak nyeri atau tanda-tanda efeksi yang lain

3. Penurunan berat badan atau demam tanpa ada sebab yang jelas, batuk yang menetap atau sesak nafas dan berkeringat pada malam hari

4. Perubahan-perubahan yang terjadi pada mata, seperti terlihatnya manik putih, juling, hilangnya penglihatan dan memar atau bengkak disekitar mana

5. Perut yang membuncit

6. Sakit kepala yang menetap atau berat dan muntah (biasa terjadi pada pagi hari atau dapat memburuk dari hari ke hari)

7. Nyeri pada tangan, kaki, atau tulang dan bengkak tanpa riwayat trauma atau infeksi.

Pemberitahuan ini disampaikan melalui direktorat pengendalian penyakit tidak menular, Direktorat Jendral Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan RI 2015. (RAN)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY