Dirut-PDAM-Kota-Bogor-Bingung-Disuruh-Turun
Dirut-PDAM-Kota-Bogor-Bingung-Disuruh-Turun

bogoraya.com, Bogor – Ditemui selepas bertemu dengan Komisi B, di Ruang Rapatnya kemarin sore (23/2), Untung Kurniadi, Dirut Tirta Jaya PDAM Kota Bogor, menyampaikan kegelisahan yang selama ini terjadi di PDAM Kota Bogor. “Saya tetap ngantor seperti biasa. Karena ruangan saya disegel selama empat hari, maka saya ngantor di ruang rapat atau mampir ke ruang dirtek, ruang dirum. Namun lebih sering saya keliling ke lokasi proyek,” ujarnya pada rekan-rekan media.
Ia pun menyesalkan tentang aksi demo yang dilakukan oleh pegawainya yang dinilai tidak berimbang dengan apa yang telah di berikan oleh Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bogor. “Gaji pokok tahun 2013 saya yang menaikkan. Tunjangan-tunjangan saya yang naikkan. Insentif akhir tahun itu murni kebijakan saya. THR sejak tahun 2015 dua kali penghasilan. Bahkan saya menyediakan fasilitas kepemilikan sepeda motor untuk pembaca meter, pengaliran dan segel meter. Jadi nikmat yang mana lagi yang engkau dustakan,” ucapnya sambil kebingungan.
Ia pun berharap kejadian ini bisa cepat selesai dan menemukan hasil yang terbaik. “Jika saya terbukti salah, aparat hukum yang menentukan, kan saya tidak merugikan PDAM. Dan saya hanya bisa berdoa dan menghimbau kepada karyawan agar kembali ke jalan yang benar. Kembali bekerja dengan baik. Karena karyawan itu digaji oleh pelanggan untuk bekerja bukan untuk demonstrasi”, pungkasnya. (RAN)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY