BOGORAYA - Peredaran Minyak Curah Dilarang, Harus Ber-SNI
BOGORAYA - Peredaran Minyak Curah Dilarang, Harus Ber-SNI

Bogoraya.com, Bogor – Merujuk pada Peraturan Menteri Perdagangan No.80/2014, mulai (27/3), Pemerintah Pusat akan melarang peredaran minyak goreng curah berbahan baku kelapa sawit dengan tujuan, minyak goreng yang dikonsumsi warga harus kemasan dengan merek Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Kami terapkan supaya masyarakat tercegah dari berbagai penyakit yang timbul akibat menggunakan minyak goreng curah,” jelas Yatirun, Kasie Perdagangan Dalam Negeri Diperindagkop Kabupaten Bogor. Selain itu, aturan ini bakal diterapkan pada semua daerah, termasuk Kota dan Kabupaten Bogor.

”Meski berat diterapkan, penghapusan minyak curah harus dilakukan, sebab sudah keputusan pemerintah karena berbahaya,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Perdagangan pada Disperindag Kota Bogor, Mangahit Sinaga mengatakan, pihaknya sedang mengupayakan sosialisasi ke tingkat bawah. “Kami baru koordinasi dengan aparat kecamatan dan kelurahan untuk melakukan sosialisasi. Harus diakui, masih banyak masyarakat yang belum tahu aturan ini,” tuturnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya tengah memantau pasar maupun toko-toko yang menjual minyak goreng curah. “Yang kasian itu pedagang kecil, ya kaya pedagang gorengan, warteg, warung makan kecil,” tutupnya. (RF)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY