BOGORAYA - Anggrek Raksasa di Kebun Raya, Tapi Tetap Tak Populer
BOGORAYA - Anggrek Raksasa di Kebun Raya, Tapi Tetap Tak Populer

Bogoraya.com, Bogor – Bunga anggrek merupakan salah satu tanaman endemik Indonesia, tetapi popularitasnya tidak begitu tinggi di negerinya sendiri. Contohnya, yang terjadi di Kebun Raya Bogor (KRB). Mungkin sebagian Anda pun belum mengetahui, bahwa ada anggrek raksasa yang biasa disebut dengan Anggrek Tebu atau Anggrek Macan. Dan di Kebun Raya sendiri, tanaman jenis itu tumbuh hanya selama dua bulan, dalam kurun waktu dua tahun sekali.

“Anggrek di Indonesia kurang diminati oleh orang Indonesia-nya sendiri. Jarang ada yang tahu anggrek, kalau tidak dipublikasikan. Paling hanya penggemar atau pemerhati tertentu,” ujar Sofi, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Kebun Raya Bogor, pada media online.

Ia pun menambahkan, bahwa Indonesia menjadi urutan kedua yang memiliki populasi anggrek terbanyak setelah Brazil. Dari ribuan pengunjung yang mendatangi Kebun Raya Bogor, mungkin kawasan anggrek raksasa yang tengah mekar ini tampak sepi pengunjung. Dan pengunjung yang melewati jalan tersebut mayoritas tidak mengetahui terdapat tumbuhan endemik langka yang sedang mekar di atasnya.

Pihak KRB mengaku telah melakukan upaya-upaya untuk mengenalkan anggrek kepada masyarakat, terutama pengunjung. Terlepas dari efektif atau tidaknya upaya tersebut, salah satunya promosi lewat situs online.

“Dari KRB sampai saat ini telah mengusahakan beberapa upaya untuk lebih memperkenalkan anggrek. Ada dari web KRB, ada juga wisata flora yang kita pernah buat,” tutup Sofi. (RF)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY