bogor raya - pungli buku lks
bogor raya - pungli buku lks

bogoraya.com, Bogor – Salah satu orangtua murid SDN 3 Bangka, Bogor, salah satu orangtua murid yang enggan disebutkan namanya ini mengaku, di sekolah tersebut masih ada biaya untuk buku. “Di sekolah anak saya masih saja dibebankan dengan kewajiban yang diharuskan setiap muridnya, membayar buku LKS di semester pertama sebesar Rp 182 ribu dan di semester kedua sebesar Rp 108 ribu,” ujarnya kepada wartawan Bogor.

Terpisah, Menyikapi persoalan tersebut, Dinas Pendidikan Kota Bogor merasa geram dan ikut angkat bicara. Menurutnya, apapun alasan penjualan LKS tidak boleh dilakukan, baik oleh sekolah maupun komite sekolah. Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar Disdik Kota Bogor Arni Suhaerani mengatakan, larangan tersebut sudah tertuang dalam aturan. Pihaknya pun sudah melakukan sosialisasi dan mengedarankan surat ke setiap sekolah. “Di dalam aturan sudah jelas, penjualan buku LKS itu tidak boleh, apapun alasannya,” ujarnya saat ditemui dibalaikota kepada media lokal Bogor.

Selain itu, dirinya meminta orangtua murid yang merasa keberatan atau terbebani dengan pihak sekolah yang mengharuskan pembelian buku LKS, dirinya meminta untuk segera mengadukannya kepada pihak Disdik. “Silahkan warga mengadu pada kami, nanti kami bergerak dan menindak sekolah yang bermasalah tersebut. Dan untuk pihak sekolah sangsi yang akan diberikan diantaranya bisa berupa penurunan pangkat, penundaan kenaikan pangkat, bahkan hingga pemecatan baik guru ataupun kepala sekolah,” tutupnya.

Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan, serta aturan tentang larangan penjualan Buku Lembar Kerja Siswa (LKS). Namun hal ini masih saja dilakukan oleh sebagian sekolah, seperti halnya yang disampaikan orangtua murid SDN 3 Bangka, Bogor. Perilaku ini bisa dilakukan langsung oleh pihak sekolah, ataupun disiasati melalui kerjasama dengan pihak komite sekolah. (RF)

Foto : Istimewa

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY