BOGOR RAYA - TPA galuga bogor
BOGOR RAYA - TPA galuga bogor

bogoraya.com, Bogor – Tadi Pagi (26/1) di Kantor Sekda Kabupaten Bogor, telah diadakan rapat mengenai permasalahan izin sampah di TPA Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Hasil rapat yang juga dihadiri oleh Bupati Bogor, Nurhayati dan Walikota Bogor, Bima Arya ini kalah dalam putusan perdamaian dengan nomor perlara: 63/Pdt/G/2002 di Pengadilan Negeri Cibinong. Pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor ke depannya akan lebih mengedepankan diskusi, dengan pihak penggugat, yaitu LSM Komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (Korek). “Kami akan lebih mengedepankan diskusi dengan semua pihak, menerima serta melaksanakan masukan atau keluhan masyarakat,” ujar Bupati Bogor Nurhayanti di Kantor Sekda Kabupaten Bogor.

Dalam diskusi ini, kedua pemerintahan Bogor ini akan menurunkan tim teknis, agar sampah dari kedua daerah bisa dikirim ke TPA Galuga. “Tim teknis ini akan membicarakan solusi, dari permasalahan yang dikeluhkan warga. Kami akan mengevaluasi pendistribusian sampah dan pengelolaan sampah, agar kedepannya menjadi lebih baik dan tidak merugikan masyarakat,” ungkapnya.

Nurhayati berharap, pasca pertemuan ini, sampah dari Kota dan Kabupaten Bogor bisa langsung didistribusikan. “Kami masih menunggu diskusi tim teknis dan perwakilan warga, melalui LSM Korek. Mudah-mudahan sampah bisa tetap dikirim ke Galuga, karena ini sudah kebutuhan masyarakat,” lanjutnya.

Ditemui di tempat terpisah, salah satu pengurus LSM Korek, Sinwan MZ mengungkapkan, pihaknya baru akan menyepakati diskusi tadi jika sudah dilakukan tahap evaluasi. “Kami meminta dievaluasi dulu, karena sejak tahun 2005 tidak ada kajian dari lembaga resmi tentang tingkat pencemaran lingkungan disana,” tegasnya. Yang jelas katanya, akibat sampah ini, petani yang berada di Desa Galuga dan sekitarnya dirugikan akibat limbah air sampah (air lijik),” ujarnya. Namun pada dasarnya, pihak LSM Korek menginkan TPA Galuga ditutup. “Dan kedua belah pihak pemerintah daerah melakukan reklamasi lingkungan,” tutupnya tegas. (RF)

Foto : Istimewa

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY