BOGOR RAYA - Kadisdik Kota Bogor Awas Buku Berisi Radikalisme, Periksa Sebelum Dibagikan
BOGOR RAYA - Kadisdik Kota Bogor Awas Buku Berisi Radikalisme, Periksa Sebelum Dibagikan

bogoraya.com, Bogor – Kadisdik Kota Bogor, Edgar Suratman menginstruksikan seluruh guru untuk memeriksa tuntas setiap buku pelajaran sebelum dibagikan kepada murid. Hal itu guna memastikan tidak ada muatan radikalisme di dalamnya. “Kami instruksikan kepada seluruh guru untuk wajib memeriksa atau membaca tuntas buku yang akan dibagi kan kepada murid,” tegasnya saat ditemui wartawan kemarin (25/ disela-sela kesibukannya.

Edgar menambahkan, sosialisasi untuk memeriksa dan membaca buku ajaran sebelum dibagikan kepada anak didik sebagai sumber pengajaran, sudah dijalankan jauh hari sebelum merebaknya isu buku pelajaran mengandung unsur radikalisme. “Berkaca pada pengalaman sebelumnya ketika buku pelajaran SD mengandung unsur SARA dan berbau pelecehan seksual, atau kekerasan. Sejak itu sosialisasi ini terus dilakukan,” tambahnya.

Menurutnya, dengan adanya kewaspadaan ini di setiap sekolah, peredaran buku pelajaran dengan unsur radikalisme seperti yang beredar di Depok dapat diantisipasi sedini mungkin. “Kalau guru sudah melakukan pemeriksaan dan pengecekan terlebih dahulu, maka peredaran buku mengandung unsur radikalisme, SARA, kekerasan atau pelecehan seksual dapat kita eliminir dari awal,” tandasnya.

Dinas Pendidikan Kota Bogor pun telah menginstruksi guru-guru dan kepala sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP/MTS, dan SMA/SMK/MA untuk menggunakan buku-buku pelajaran yang telah direkomendasi oleh Kementerian Pendidikan. Menurutnya, beredarnya buku ajaran yang mengandung unsur radikalisme, SARA dan pelecehan seksual dimungkin karena ada sekolah yang tidak menggunakan buku sesuai rekomendasi Kementerian Pendidikan. (RF)

Foto : Istimewa

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY