Bogoraya-Komunitas-Agroedu-Jampang-Ajak-Siswa-Tanam-Pohon-5 (2)
Bogoraya-Komunitas-Agroedu-Jampang-Ajak-Siswa-Tanam-Pohon-5 (2)

bogorwatch.com, Bogor – Demam menanam sejuta pohon sepertinya sedang menyelimuti banyak kalangan di Kota Bogor. Seperti halnya yang dilakukan oleh Komunitas Agroedu Jampang bersama lebih dari 100 orang aktivis yang terdiri dari murid, guru, masyarakat. Komunitas gabungan itu telah melakukan kegiatan konservasi lingkungan dengan menanam aneka pohon di sepanjang kaki Gunung Salak pada Sabtu (23/1) lalu. “Bersama para siswa SMP dan SMA Nahdatul Wathan serta relawan yang menamakan dirinya Anak Petani Cerdas, kegiatan ini merupakan rangkaian edukasi penyadaran kepada warga sekitar dan anak didik yang tinggal di kampung sekitar untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan,” Ucap Aditia Ginantaka, pendiri komunitas Agroedu Jampang pada bogorwatch.com.

Dengan menyusuri trek dari Kampung Saitem menuju Curug Jingkrang, setiap anak membawa 1 pohon yang harus mereka tanam di lokasi tanah yang longsor, dan gundul. “Dan bibit pohon tersebut dibeli dari hasil pemberdayaan petugas keamanan perumahan di Cijeruk,” tambahnya.

Selain itu, Yudi Hermawan, Kepala Sekolah SMP Nahdatul Wathan menyambut baik kegiatan ini, karena hal ini juga dapat menanamkan kepedulian terhadap lingkungan. “Seneng sekali ya sekolah kami bisa dilibatkan dalam kegiatan menanam pohon ini. Anak didik kami jadi sadar akan pentingnya menjaga alam. Dan Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi kegiatan bersama yang berkesinambungan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga sekitar,” sampainya.

Karena sebelumnya, lanjut dia, di daerah tersebut kerap kali terjadi penebangan kayu secara ilegal, serta penambangan pasir liar di Desa Cigombong. “Ya menyebabkan tanah longsor dan tercemarnya air tanah yang biasa digunakan oleh warga di perkampungan dibawahnya. Akibatnya banyak warga yang menderita gatal-gatal, ruam serta penyakit kulit lainnya,” tutupnya. (RF)

Foto : Netizen (Heni)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY